GLOBAL HISTORY — Menurut Kementerian Kesehatan pada hari Sabtu, 22 Maret 2025, militer Israel membunuh 130 warga Palestina tambahan di Jalur Gaza sejak Jumat kemarin, meningkatkan jumlah korban secara keseluruhan menjadi 49.747 sejak Oktober 2023.
Jumlah korban termasuk dua jenazah yang ditemukan dari reruntuhan bangunan dalam 48 jam terakhir, menurut pernyataan kementerian yang dilansir Anadolu Agency.
Serangan Israel di Gaza telah mengakibatkan 113.213 korban luka, dengan 263 warga Palestina lainnya terluka dan dirawat di rumah sakit, menurut kementerian.
Kementerian menyatakan bahwa banyak korban masih berada di bawah reruntuhan dan di jalanan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka.
Sejak Selasa lalu, Israel telah melakukan serangan udara mendadak di Gaza, membunuh lebih dari 700 warga Palestina dan melukai sekitar 1.000 lainnya. Ini mengakhiri gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan yang dimulai pada 19 Januari.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant menerima surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) pada November lalu atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga dihadapkan pada kasus genosida di Pengadilan Internasional karena perangnya di wilayah kantong terkepung tersebut.
SUMBER METROTVNEWS.COM : Israel Bunuh Lebih Banyak Warga Gaza, Kematian Lampaui 49.700