Skip to content

GLOBAL NEWS

Global News Memberikan Informasi Terbaru Dan Analisis Mendalam Dari Seluruh Penjuru Dunia

Menu
  • Home
  • Lifestyle
  • News
  • Olahraga
  • Tech
Menu

Saat Harga Saham dan Kapitalisasi Pasar Menurun, Rekomendasi Saham “Big Cap”

Posted on Maret 4, 2025Maret 4, 2025 by yuzhong

GLOBAL-HISTORY —  Sebagian besar analis memprediksi bahwa lonjakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan bertahan lama. IHSG kembali jatuh pada Sesi I perdagangan hari ini, Selasa (4/3/2025).

Setelah melonjak signifikan pada perdagangan kemarin, Senin (3/3/2025), IHSG berbalik turun, menukik 87,11 poin atau turun 1,34% ke posisi 6.432,54.

Gerak menukik saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) turut menekan IHSG. Posisi IHSG bahkan sempat terjun ke area 6.270,59 per akhir Februari, Jumat (28/2/2025).

Mayoritas saham di antara sepuluh emiten dengan market cap terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menyusut. Hingga perdagangan kemarin, hanya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kapitalisasi pasar Rp 1.074 triliun yang memiliki market cap di atas Rp 1.000 triliun.

Di antara saham dengan market cap tertinggi sepuluh, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun dari peringkat kedua dengan market cap tersisa Rp 856 triliun.

PT DCI Indonesia Tbk (DCII), dengan market cap Rp 277 triliun, mengambil alih saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI). Auto Rejection Atas (ARA) mencapai harga saham DCII.

Tapi, saat ini saham DCII sedang terkena suspensi. Selain BBCA dan BREN, sejumlah saham Top 10 market cap juga masih dalam posisi tertinggal dan menjadi pemberat indeks (laggards) secara year to date.

Mereka adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Ilustrasi saham, pergerakan saham, pasar saham.

Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas Indonesia Fath Aliansyah Budiman mengamati pelemahan harga saham big cap dan pelemahan IHSG tak lepas dari arus dana keluar (capital outflow) dari investor asing yang mengalir deras. Terutama pada akhir pekan lalu, sebagai imbas dari sentimen rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Meski IHSG dan sejumlah saham big cap mengalami kenaikan pada awal pekan ini, tapi Fath mengingatkan agar pelaku pasar tetap berhati-hati.

“Hal yang perlu diperhatikan dengan adanya rebound adalah seberapa besar foreign inflow terjadi, karena hal ini akan memberikan konfirmasi lanjutan mengenai adanya potensi kenaikan,” terang Fath kepada Kontan.co.id, Senin.

Namun, investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 10,21 triliun sepanjang pekan lalu. Ini terjadi di tengah lonjakan IHSG pada awal pekan ini, tetapi posisi investor asing tetap sebesar Rp 137,91 miliar secara keseluruhan di pasar.

Direktur Kanaka Hita Solvera Daniel Agustinus sepakat, selama dana dari investor asing belum kembali mengalir masuk (capital inflow), maka laju saham big cap masih rentan. Begitu juga dengan arah IHSG yang akan disetir oleh performa saham-saham big cap.

Menurut William Hartanto, seorang praktisi pasar modal dan pendiri proyek WH-Project, peningkatan yang terjadi pada awal pekan ini dapat disebabkan oleh pemulihan teknik atau normalisasi setelah rebalancing MSCI. Hartanto berpendapat bahwa dampak rebalancing MSCI telah berakhir pada akhir bulan lalu, sehingga kesan negatif terhadap IHSG telah mereda.

William juga menaksir jika aksi net sell dari investor asing berlanjut, maka belum ada tanda pembalikan arah yang solid bagi saham big cap maupun IHSG.

Equity Analyst Indo Premier Sekuritas Dimas Krisna Ramadhani mengamini, selama kenaikan tidak disertai dengan inflow dari investor asing, maka kenaikan IHSG akan bersifat sementara.

“Technical rebound (penguatan IHSG kemarin), karena kenaikan begitu tinggi yang menjadikan indikasi mark up. Tren yang ada saat ini masih berpotensi lanjut ke depannya,” jelas Dimas.

Begitu juga dengan barisan saham big cap yang masih perlu menunggu konfirmasi lebih lanjut. Namun jika sebagai pilihan investasi untuk jangka panjang, valuasi sejumlah saham big cap saat ini sudah tergolong menarik dibandingkan valuasi empat tahun terakhir.

Ilustrasi saham.

Vice President Marketing Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi memprediksi capital inflow berpotensi kembali mengalir ketika mulai ada pemangkasan suku bunga acuan. Katalis lainnya adalah musim rilis laporan keuangan tahun 2024 dan berlanjut hingga rilis kinerja kuartal I-2025.

Audi pun melihat penurunan harga pada mayoritas saham big cap bisa menjadi momentum koleksi, terutama pada saham yang sudah terdiskon dibandingkan nilai intrinsiknya.

“Dalam jangka pendek beberapa saham big cap juga sudah masuk dalam area oversold yang dapat mendorong terjadi technical rebound,” ungkap Audi.

Audi pun menyematkan rekomendasi trading buy untuk saham BBRI dengan target harga Rp 3.970. Kemudian, buy saham BMRI dan BBCA untuk target harga Rp 5.800 dan Rp 10.400.

Audi juga merekomendasikan speculative buy pada saham BREN dengan mencermati support Rp 5.900 dan resistance Rp 7.600. Lalu, speculative buy PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan support di Rp 7.000 dan resistance Rp 9.100.

Investment Analyst Infovesta Kapital Advisori Ekky Topan menyarankan agar melakukan koleksi secara bertahap, atau akumulasi beli secara selektif. Saham big cap pilihan Ekky adalah BBRI, BBCA, BMRI dan TLKM.

Namun, Ekky mengingatkan bahwa kondisi pasar saham belum stabil. Secara teknikal, Ekky menaksir IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan ke level support 6.100 hingga 6.200. Resistance IHSG berada di level 6.900 hingga 6.950, yang mungkin dicapai bulan ini.

“Jadi meski IHSG menguat (pada perdagangan kemarin), masih butuh konfirmasi kembali untuk bisa dikatan tren berbalik. Untuk saham blue chip, bisa akumulasi pembelian bertahap, terutama saham bank,” terang Ekky.

Investment Analyst Edvisor Profina Visindo Ahmad Iqbal Suyudi mengamati ada potensi rebound jangka pendek. Indikasi ini didorong oleh valuasi IHSG maupun sejumlah saham big cap sudah cukup murah, sehingga bisa kembali menarik investor asing untuk kembali masuk dalam jangka pendek.

Di sisi lain, Iqbal melihat harga beberapa emiten yang telah melaporkan kinerja keuangan full year 2024 sudah cenderung priced-in. Sebagai pilihan investasi, Iqbal juga menjagokan saham big bank yang secara valuasi sudah cukup murah dibandingkan historis satu tahun terakhir.

Ahmad menyematkan rekomendasi buy pada saham BBCA, BMRI dan BBRI. Untuk saham BBCA, cermati area support Rp 8.675 sampai Rp 8.725 dan resistance di Rp 8.975 sampai Rp 9.025.

Support Rp 4.550 dan resistance Rp 5.200 untuk BMRI. Sedangkan support BBRI ada di Rp 3.500 dan resistance pada Rp 3.750 hingga Rp 3.800 per saham. (Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Anna Suci Perwitasari)

SUMBER MONEY KOMPAS.COM : Rekomendasi Saham “Big Cap” saat Harga Saham dan Kapitalisasi Pasar Menyusut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Startup Teknologi Berlomba Hadirkan Inovasi Baru
  • Tren Digital Marketing Berbasis Data Makin Kuat
  • Smart Home Canggih: Kendalikan Hanya dari Satu Aplikasi
  • Perubahan Harga Bahan Pokok Alami di Pasar
  • Platform Digital: Membuka Peluang Karier Tanpa Batas Era Modern

Archives

  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Mei 2024

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy solocalcionapoli marylandpreparedness fajerrmaidsolutions alipanpay ezshappy entradarivers ustechwiki imguniversal hermosacultura arlologgin phoenixpower jazzcruising slangthis andreafrazier monstathreads angeliajoiner cecilielind seorunet qualityrehomes vacumetros fadiaragon foryouto paydayloansilr coupancode joshuaflinn conformable-jp winifred arcticgreen readbyfamous itcort.autos bikersonweb feelwellforever


SPONSOR


TOP SEARCH

HORUS303
HORUS303
https://www.neuroke.com/
https://www.mvspices.com/contact.php
https://eurekamultimidia.com.br/
https://kairosbaut.com/
https://atlantikindonesia.com/contact/
Dampak Konsumsi Listrik Server Game Digital terhadap Permintaan Batu Bara Nasional
Analisis Sistem Ekonomi Game Online Membandingkan Nilai Tukar Virtual dengan Fluktuasi Harga Emas
Peran Nikel dalam Memenuhi Kebutuhan Komponen Perangkat Keras Industri Game Digital
Mekanisme Probabilitas pada Game Digital Bertema Eksplorasi Tambang Perak dan Emas
Potensi Penggunaan Energi Uranium sebagai Solusi Pembangkit Listrik untuk Server Game Digital
Simulasi Pengelolaan Reaktor Thorium dan Nuklir Melalui Platform Edukasi Game Digital
Fenomena Game Penghasil Uang Berbasis Strategi Perdagangan Komoditas Minyak Bumi
Jejak Karbon Industri Hiburan Ketergantungan Server Game Digital pada Energi Berbahan Bakar Minyak
Pengaruh Kenaikan Harga BBM terhadap Peningkatan Waktu Akses Game Penghasil Uang di Perangkat Seluler
Konsep Gamifikasi Sektor Pertambangan Batu Bara Melalui Pengembangan Game Digital Terapan
Korelasi Antara Permintaan Baterai Nikel dan Perkembangan Industri Perangkat Game Digital
Simulasi Perdagangan Minyak Bumi dalam Ekosistem Ekonomi Game Online Berbasis Strategi
Transisi Energi Server Game Digital Mengurangi Ketergantungan pada Pembangkit Listrik Batu Bara
Analisis Penggunaan Emas dan Perak pada Komponen Perangkat Keras Pemrosesan Game Digital
Potensi Edukasi Teknologi Uranium dan Thorium Melalui Simulasi Manajerial Game Online
Konversi Pendapatan dari Game Penghasil Uang Menjadi Instrumen Investasi Emas Fisik
Dampak Fluktuasi Harga BBM Terhadap Pergeseran Tren Durasi Bermain Game Online
Desain Visual dan Perhitungan Matematis pada Game Digital Bertema Eksplorasi Tambang Perak
Mempelajari Dinamika Rantai Pasok Nikel Global Melalui Mekanisme Perdagangan dalam Game Digital
Jejak Karbon Infrastruktur Server Game Digital yang Berasal dari Penggunaan Energi Minyak Bumi
Mekanisme Ekonomi Game Penghasil Uang dan Relevansinya dengan Strategi Investasi Emas Jangka Panjang
Dampak Operasional Server Game Digital Skala Besar Terhadap Tingkat Konsumsi Energi Batu Bara
Simulasi Ekstraksi Uranium dan Thorium Sebagai Sarana Edukasi Interaktif dalam Game Digital
Analisis Desain Visual dan Algoritma Probabilitas pada Game Digital Bertema Penambangan Perak
Peran Cadangan Nikel Global dalam Mendukung Produksi Perangkat Keras Kebutuhan Game Online
Tinjauan Jejak Karbon Infrastruktur Server Game Digital yang Bergantung pada Energi Minyak Bumi
Manajemen Rantai Pasok BBM dan Logistik dalam Mekanisme Permainan Simulasi Game Digital
Diversifikasi Keuntungan Bermain Game Penghasil Uang Melalui Pembelian Aset Perak Digital
Potensi Transisi Energi Pembangkit Listrik Server Game Digital dari Batu Bara Menuju Teknologi Thorium
Tren Mengonversi Aset Virtual Game Online Menjadi Komoditas Emas Fisik di Kalangan Pemain
tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini SENANG303 SENANG303 SENANG303 HORUS303 HORUS303 HORUS303 sukses303 sukses303 sukses303 Rahasia Sistem PG Soft yang Terungkap Lewat Analisis RTP dan RNG Cara Cerdas Main Mahjong Ways 2 Tanpa Harus Banyak Modal Bocoran Pola Mahjong Ways yang Bisa Bikin Kamu Lebih Untung Pola Jam Main Mahjong Wins 2 yang Sering Bikin Cuan Rahasia di Balik Popularitas Blackjack dan Baccarat Mengenal Lebih Dekat Teknologi RNG dan RTP di Game PG Soft Panduan Praktis Mahjong Ways 2 agar Hasil Lebih Konsisten Cara Simpel Membaca Pola di Mahjong Ways untuk Pemain Baru Bocoran Jam Hoki Mahjong Wins 2 yang Lagi Viral Mengungkap Alasan Blackjack Tetap Hits Bersama Baccarat Memecah Mitos tentang PG Soft Lewat Sistem RTP dan RNG Trik Main Mahjong Ways 2 Supaya Peluang Menang Lebih Besar Rahasia Pola Mahjong Ways yang Bisa Tingkatkan Peluang Menang Jam Main Mahjong Wins 2 Paling Direkomendasikan Hari Ini Rahasia Kesuksesan Blackjack yang Ternyata Berkaitan dengan Baccarat Cara Kerja PG Soft Dibongkar Lewat RTP dan RNG Secara Menyeluruh Panduan Lengkap Mahjong Ways 2 untuk Pemula yang Ingin Menang Konsisten Kisah Menarik Pemain yang Ubah Mahjong Wins Jadi Emas ANTAM Cuan Mahjong Wins 2 Dimanfaatkan untuk Jualan Martabak Mini Rahasia Blackjack Tetap Populer di Tengah Persaingan Ketat Memahami Dasar Sistem PG Soft dengan RTP dan RNG Cara Main Mahjong Ways 2 dengan Pola Tepat untuk Pemula Dari Kemenangan Mahjong Wins ke Investasi Emas ANTAM yang Menguntungkan Hasil Mahjong Wins 2 Dimanfaatkan untuk Jualan Kebab Mini Apa Daya Tarik Blackjack Hingga Tetap Populer Sampai Sekarang Mengenal Lebih Dalam PG Soft Lewat Perhitungan RTP dan RNG Rahasia Menang di Mahjong Ways 2 dengan Pola Sederhana Hasil Mahjong Wins Dipakai Beli Emas ANTAM, Ini Cerita Lengkapnya Cuan Mahjong Wins 2 Bikin Banyak Orang Coba Usaha Basreng Pedas Blackjack Tetap Bersinar Meski Banyak Permaianan Kartu Modern Pentingnya RTP dan RNG dalam Menjamin Keberhasilan PG Soft Cara Mengelola Hasil Mahjong Wins 2 Agar Bisa Jadi Investasi Emas Modal Awal Bisnis Sarang Walet Berawal dari Hiburan Mahjong Ways 2 Dari Game Mahjong Ways ke Kebun Sawit Kisah Perjalanan Bisnis yang Inspiratif Menelisik Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Asia Populer Kenapa RTP dan RNG Sangat Krusial untuk PG Soft Optimalkan Hasil Kemenangan Mahjong Wins 2 untuk Investasi Emas Memanfaatkan Hiburan Mahjong Ways 2 untuk Usaha Sarang Walet Awalnya Coba Mahjong Ways, Kini Berhasil Mengelola Kebun Sawit Cara Blackjack Bersaing dengan Permainan Kartu Tradisional Asia PG Soft dan Pentingnya RTP serta RNG dalam Kesuksesan Permainan Strategi Investasi Emas untuk Pemain Mahjong Wins 2 Mahjong Ways 2 Buka Peluang Baru di Dunia Bisnis Sarang Walet Mengubah Hobi Mahjong Ways Menjadi Kebun Sawit yang Menguntungkan Mengapa Pemain Asia Suka Bermain Blackjack Dibandingkan Permainan Kartu Lain Keunggulan PG Soft Berkat RTP dan RNG yang Saling Mendukung Tips Cerdas Menyulap Kemenangan Mahjong Wins 2 Menjadi Investasi Emas Menemukan Modal Awal Sarang Walet melalui Bermain Mahjong Ways 2 Dari Hobi Mahjong Ways ke Bisnis Kebun Sawit Perjalanan yang Inspiratif Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Lain yang Populer di Asia Cara RTP dan RNG Mempengaruhi Hasil Permainan PG Soft Tips Efektif Menjadikan Hasil Mahjong Wins 2 Sebagai Tabungan Emas Langkah Awal Bisnis Walet Berkat Bermain di Mahjong Ways 2 Dari Hiburan Mahjong Ways ke Investasi Kebun Sawit yang Menjanjikan Mengupas Tuntas Perbedaan Blackjack dan Permainan Kartu Asia Panduan Lengkap Memahami RTP dan RNG dalam PG Soft Strategi Cerdas Mengubah Hasil Mahjong Wins 2 Menjadi Investasi Emas Cerita Sukses Modal Usaha Sarang Walet Berawal dari Mahjong Ways 2 Memulai dari Mahjong Ways Berakhir dengan Bisnis Sawit yang Stabil Apa Bedanya Blackjack dan Permainan Kartu Asia Favorit Cara Kerja RTP dan RNG dalam Menjaga Fair Play PG Soft Cara Mengatur Keuntungan Mahjong Wins 2 Agar Berubah Jadi Emas Mengoptimalkan Hasil Mahjong Ways 2 untuk Modal Usaha Walet Peluang Baru dari Mahjong Ways yang Berujung pada Bisnis Sawit Perbedaan Mendasar Blackjack dengan Permainan Kartu Asia yang Wajib Dipahami Strategi Memahami RTP dan RNG untuk Maksimalkan PG Soft Strategi Mengelola Keuntungan Mahjong Wins 2 untuk Dibeli Emas Rahasia Mengubah Mahjong Ways 2 Jadi Modal Bisnis Sarang Walet Mengubah Peluang Mahjong Ways Menjadi Bisnis Sawit yang Berkembang Pesat Membongkar Perbedaan Blackjack dengan Permainan Kartu Asia yang Populer Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online

©2026 GLOBAL NEWS | Design: Newspaperly WordPress Theme