
Jakarta – Putus cinta tak hanya membuat perasaan sedih, tetapi juga bisa memengaruhi pola makan dan kondisi tubuh. Saat sedang patah hati, sebagian orang memilih makanan manis dan tinggi kalori sebagai pelarian. Padahal, makanan tersebut biasanya hanya memberikan rasa nyaman dalam waktu singkat.
Es krim, pizza, kue, hingga makanan cepat saji memang sering dianggap sebagai comfort food. Namun jika dikonsumsi berlebihan, makanan tersebut justru berpotensi membuat tubuh mudah lelah dan menimbulkan rasa menyesal setelahnya.
Sebaliknya, memilih makanan dengan kandungan nutrisi yang baik dapat membantu tubuh menghadapi stres sekaligus mendukung kondisi suasana hati. Beberapa penelitian dari University of Michigan hingga Johns Hopkins University menunjukkan bahwa stres dapat membuat seseorang lebih tertarik mengonsumsi makanan kurang sehat.
Pola makan yang kaya sayuran, buah, serat, serta lemak sehat justru dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan mendukung pemulihan suasana hati.
Dikutip dari Forbes, berikut beberapa makanan yang bisa menjadi pilihan ketika sedang menghadapi masa sulit setelah putus cinta:
1. Makanan Fermentasi
Saat sedang galau, jangan lupakan kesehatan pencernaan. Kondisi mikrobioma usus diketahui memiliki hubungan dengan suasana hati dan perilaku.
Makanan fermentasi seperti kimchi, yogurt, kefir, dan sauerkraut dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus.
Makanan tersebut dibuat melalui proses fermentasi yang melibatkan bakteri baik, termasuk Lactobacillus. Proses tersebut menghasilkan asam laktat serta berbagai komponen yang mendukung kesehatan saluran pencernaan.
Dengan pencernaan yang terjaga, kondisi tubuh secara keseluruhan juga dapat menjadi lebih baik.
2. Cokelat Panas dari Kakao
Ketika sedang sedih, nafsu makan seseorang terkadang ikut menurun. Dalam kondisi seperti ini, minuman hangat dapat menjadi pilihan yang lebih mudah dikonsumsi.
Ahli gizi asal Bangkok, Dr Priya Khorana, menyarankan minuman seperti cokelat panas yang dibuat dari bubuk kakao murni sebagai salah satu pilihan.
Selain memberikan rasa nyaman, mencukupi kebutuhan cairan juga penting ketika tubuh sedang mengalami tekanan emosional. Karena itu, selain cokelat panas, pastikan tetap minum air putih yang cukup.
Teh hangat tanpa banyak gula juga dapat menjadi alternatif minuman ketika sedang tidak berselera makan.
3. Sup Ayam
Semangkuk sup ayam ternyata bisa menjadi pilihan makanan ketika hati sedang tidak baik-baik saja.
Hidangan yang disajikan hangat ini kerap dikaitkan dengan rasa nyaman serta kenangan positif mengenai rumah dan kebersamaan. Efek psikologis tersebut membuat sup ayam sering dianggap sebagai salah satu comfort food.
Sup ayam juga mengandung protein serta asam amino seperti triptofan. Nutrisi tersebut berperan dalam berbagai fungsi tubuh dan berkaitan dengan produksi senyawa yang membantu mengatur suasana hati.
Karena itu, sup ayam bukan hanya menghangatkan tubuh, tetapi juga bisa menjadi pilihan makanan yang terasa menenangkan saat sedang menghadapi masa patah hati.
4. Salmon dan Sumber Omega-3
Perubahan suasana hati juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan nafsu makan. Untuk mendukung kondisi tubuh, pilih makanan yang kaya akan lemak sehat, salah satunya asam lemak omega-3.
Salmon merupakan salah satu sumber omega-3 yang mudah ditemukan. Nutrisi ini berperan penting dalam menjaga kesehatan otak dan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Jika tidak menyukai ikan, sumber lemak sehat lainnya dapat diperoleh dari walnut dan biji rami. Keduanya juga bisa ditambahkan ke dalam yogurt atau makanan ringan lainnya.
5. Beras Merah dan Roti Gandum
Patah hati sering kali membuat seseorang sulit tidur. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah dan energi berkurang pada keesokan harinya.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan energi, jangan menghindari karbohidrat sepenuhnya. Pilih sumber karbohidrat yang lebih bernutrisi, seperti beras merah dan roti gandum.
Keduanya dapat menjadi bagian dari menu harian yang lebih seimbang. Jika sesekali ingin menikmati pizza atau burger, makanan tersebut tetap boleh dikonsumsi selama porsinya tidak berlebihan.
Tetap Jaga Pola Makan Saat Galau
Kondisi emosional yang buruk memang bisa membuat seseorang kehilangan selera makan atau justru makan berlebihan. Namun, tetap menjaga pola makan bergizi dapat membantu tubuh melewati masa tersebut dengan lebih baik.
Selain makanan di atas, yogurt, madu, roti dengan selai kacang, serta pisang juga dapat menjadi pilihan camilan yang lebih bernutrisi.
Intinya, makanan bukan obat untuk menyembuhkan patah hati. Namun, memilih makanan bergizi dan menjaga pola makan tetap seimbang dapat membantu menjaga kondisi tubuh dan mendukung suasana hati selama menghadapi masa sulit.