
Jakarta – Biji kurma selama ini lebih sering dianggap sebagai bagian yang tidak terpakai. Padahal, bagian kecil dari buah kurma ini ternyata memiliki kandungan yang berpotensi mendukung kesehatan kulit.
Tidak hanya daging buahnya, biji kurma juga mengandung berbagai senyawa bermanfaat seperti antioksidan, serat, dan komponen bioaktif. Dalam jumlah tertentu, kandungan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu merawat kulit.
Biji kurma biasanya diolah dengan cara dipanggang lalu digiling menjadi bubuk yang dapat digunakan sebagai campuran makanan atau minuman. Selain itu, ekstrak dan minyak dari biji kurma juga mulai dimanfaatkan dalam produk perawatan kulit alami.
Dikutip dari UpCircle Beauty, berikut beberapa manfaat biji kurma yang dikaitkan dengan kesehatan dan kecantikan kulit.
1. Membantu Melawan Radikal Bebas
Salah satu keunggulan biji kurma adalah kandungan antioksidannya yang tinggi. Senyawa ini membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat paparan radikal bebas.
Radikal bebas yang berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif, yaitu kondisi yang dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit. Antioksidan dalam biji kurma membantu menetralisir dampak tersebut sehingga kulit tetap terlihat sehat.
Namun, karena antioksidan juga digunakan tubuh untuk melawan radikal bebas, asupan dari berbagai sumber alami tetap diperlukan untuk menjaga perlindungan kulit.
2. Membantu Meredakan Peradangan Kulit
Masalah kulit seperti kemerahan, rasa gatal, dan iritasi dapat muncul akibat proses peradangan. Kondisi ini dapat membuat kulit terasa tidak nyaman sekaligus memengaruhi penampilan.
Biji kurma diketahui memiliki senyawa dengan sifat antiinflamasi yang berpotensi membantu menenangkan kulit. Kandungan tersebut dapat mendukung perawatan kulit agar tampak lebih merata dan mengurangi tanda-tanda iritasi.
3. Menjaga Lapisan Pelindung Kulit
Skin barrier atau lapisan pelindung kulit memiliki peran penting dalam mempertahankan kelembapan dan melindungi kulit dari paparan lingkungan.
Biji kurma mengandung senyawa seperti flavonoid, fenolik, dan asam fenolat yang berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan ini membantu menjaga sel kulit dari kerusakan sekaligus mendukung kondisi kulit agar tetap lembap, kenyal, dan tampak bercahaya.
4. Memberikan Perlindungan Tambahan dari Paparan UV
Paparan sinar ultraviolet (UV) secara berlebihan dapat mempercepat proses penuaan kulit. Dampaknya dapat berupa munculnya kerutan, kulit kasar, hingga perubahan warna kulit.
Kandungan antioksidan pada biji kurma disebut dapat membantu mengurangi dampak buruk akibat paparan sinar UVA dan UVB. Meski demikian, biji kurma tidak dapat menggantikan fungsi sunscreen.
Penggunaan tabir surya tetap menjadi langkah utama untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari.
5. Membantu Menjaga Elastisitas Kulit
Kulit yang elastis membuat wajah terlihat lebih segar dan kenyal. Biji kurma mengandung fitohormon serta senyawa alami yang berpotensi mendukung perawatan kulit agar tetap kencang.
Minyak yang berasal dari biji kurma juga disebut memiliki sifat antiaging. Kandungannya dapat membantu merawat elastisitas kulit dan mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan seperti garis halus.
Meski proses penuaan merupakan hal alami, penggunaan bahan perawatan berbasis alami seperti biji kurma dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga kesehatan kulit.