
Jakarta – Salmon menjadi salah satu ikan yang digemari karena cita rasanya yang lezat sekaligus kandungan gizinya yang tinggi. Namun, ikan ini termasuk bahan pangan yang mudah mengalami penurunan kualitas apabila penyimpanannya kurang tepat.
Salmon yang sudah tidak segar tidak hanya kehilangan rasa dan teksturnya, tetapi juga berisiko memicu gangguan kesehatan jika tetap dikonsumsi. Karena itu, penting mengenali perubahan fisik yang menjadi tanda ikan sudah tidak layak dimakan.
Dikutip dari Everyday Health, berikut sejumlah ciri salmon yang sebaiknya tidak lagi dikonsumsi.
1. Aroma Berubah Menjadi Menyengat
Salmon segar umumnya hanya memiliki aroma laut yang ringan. Bila ikan mengeluarkan bau amis yang sangat tajam, tengik, asam, atau menyerupai amonia, hal tersebut menandakan proses pembusukan telah terjadi.
Aroma tidak sedap biasanya akan semakin kuat setelah ikan dimasak sehingga menjadi indikator yang mudah dikenali.
2. Warna Daging Tidak Lagi Cerah
Perubahan warna juga menjadi salah satu tanda penting. Daging salmon segar biasanya berwarna merah muda cerah hingga oranye dengan garis-garis putih yang masih terlihat jelas.
Menurut ahli gizi Rachel Dyckman, RDN, CDN, salmon yang mulai tampak kusam, keabu-abuan, atau memiliki bercak gelap patut dicurigai sudah kehilangan kesegarannya.
3. Mata Ikan Terlihat Kusam
Apabila membeli salmon dalam kondisi utuh, perhatikan bagian matanya. Ikan yang masih segar memiliki mata bening, cerah, dan sedikit menonjol.
Sebaliknya, mata yang tampak keruh, suram, atau mulai mengempis menjadi pertanda bahwa kualitas ikan telah menurun dan mendekati pembusukan.
4. Daging Kehilangan Kekenyalannya
Tekstur daging salmon segar terasa padat dan elastis. Saat ditekan dengan jari, permukaannya akan kembali ke bentuk semula.
Jika daging terasa terlalu lembek, mudah hancur, atau tidak lagi kenyal, kondisi tersebut menunjukkan proses pembusukan mulai berlangsung sehingga ikan tidak lagi layak dikonsumsi.
5. Salmon Matang Mengeluarkan Bau Asam
Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), salmon yang telah dimasak umumnya masih aman disimpan di dalam lemari pendingin selama tiga hingga empat hari.
Namun, apabila selama penyimpanan muncul aroma asam, tengik, atau amis yang tidak biasa, sebaiknya ikan tidak lagi dikonsumsi karena kualitasnya sudah menurun.
6. Permukaan Berlendir dan Lengket
Salmon matang seharusnya memiliki tekstur lembut yang mudah terurai. Jika setelah disimpan permukaannya berubah menjadi licin, berlendir, atau terasa lengket saat disentuh, itu merupakan tanda kuat bahwa ikan sudah rusak.
Ahli gizi Rima Kleiner, RD, menyarankan agar salmon dengan kondisi seperti ini langsung dibuang demi menghindari risiko keracunan makanan.
Mengenali perubahan aroma, warna, hingga tekstur dapat membantu mencegah konsumsi salmon yang sudah tidak segar. Dengan penyimpanan yang benar dan pemeriksaan sederhana sebelum diolah atau disantap, kualitas serta keamanan ikan tetap dapat terjaga.