
Jakarta – Memilih makanan sehat bukan hanya soal jenis bahan yang dikonsumsi, tetapi juga bagaimana mengombinasikannya. Menurut seorang ahli gastroenterologi yang memiliki latar pendidikan di Harvard dan Stanford, beberapa pasangan makanan tertentu dapat saling melengkapi kandungan nutrisinya.
Dr. Saurabh Sethi, ahli gastroenterologi yang berbasis di California, Amerika Serikat, membagikan sejumlah kombinasi makanan yang menurutnya dapat memberikan manfaat tambahan bagi tubuh.
Dikutip dari Times of India, ia menjelaskan bahwa menggabungkan makanan tertentu dapat membantu tubuh memperoleh nutrisi secara lebih optimal. Namun, pola makan tetap perlu dilakukan secara beragam dan seimbang.
Berikut tiga kombinasi makanan yang direkomendasikan Dr. Sethi:
1. Kopi dan bubuk kakao
Penggemar kopi bisa mencoba menambahkan sedikit bubuk kakao atau cocoa ke dalam minuman. Perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa mirip mocha sekaligus menggabungkan senyawa yang terdapat dalam kedua bahan.
Kopi mengandung kafein yang dikenal dapat meningkatkan kewaspadaan dan membantu mempertahankan fokus. Sementara itu, kakao mengandung theobromine, senyawa yang memiliki efek stimulasi lebih ringan.
Menurut Dr. Sethi, kombinasi kafein dan theobromine dapat mendukung suasana hati, konsentrasi, serta kejernihan berpikir.
Agar tetap menjadi pilihan yang lebih sehat, sebaiknya gunakan bubuk kakao tanpa tambahan gula berlebihan.
2. Blueberry dengan walnut
Pasangan berikutnya cocok dijadikan camilan. Blueberry dan walnut sama-sama mengandung senyawa yang bermanfaat bagi tubuh, tetapi dengan jenis nutrisi yang berbeda.
Blueberry kaya akan polifenol dan antioksidan. Senyawa tersebut membantu melindungi sel dari stres oksidatif yang dapat berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif.
Sementara itu, walnut menyediakan asam lemak omega-3 yang berperan dalam mendukung fungsi dan struktur sel otak.
Kombinasi buah dan kacang ini juga memberikan serat serta berbagai vitamin dan mineral. Karena itu, blueberry dan walnut dapat menjadi pilihan camilan yang mendukung kesehatan otak, jantung, dan sistem pencernaan.
3. Oat dan yogurt
Untuk sarapan, perpaduan oat dan yogurt dapat menjadi pilihan yang menarik. Keduanya memiliki kandungan yang saling melengkapi, terutama untuk menjaga keseimbangan mikroorganisme baik di dalam usus.
Oat mengandung beta-glucan, yaitu jenis serat larut yang dapat berperan sebagai prebiotik. Prebiotik menjadi sumber makanan bagi bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan.
Di sisi lain, yogurt yang mengandung kultur bakteri hidup dapat menyediakan probiotik. Salah satu kelompok bakteri yang umum ditemukan dalam yogurt adalah Lactobacillus.
Kombinasi prebiotik dan probiotik tersebut dapat membantu mendukung kesehatan sistem pencernaan. Kondisi usus yang baik juga berkaitan dengan fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.
Tak Cukup Hanya Mengandalkan Kombinasi Makanan
Ketiga pasangan makanan tersebut memang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, mengonsumsi kombinasi tertentu saja tidak otomatis membuat tubuh terbebas dari penyakit.
Pola makan tetap perlu dibuat beragam dengan memasukkan sayuran, buah-buahan, sumber protein, biji-bijian, serta lemak sehat dalam jumlah yang sesuai.
Selain makanan bergizi, aktivitas fisik dan olahraga secara rutin juga penting untuk mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Jadi, tidak ada salahnya mencoba kombinasi kopi dengan kakao, blueberry bersama walnut, atau oat dan yogurt sebagai bagian dari menu harian. Yang terpenting adalah tetap memperhatikan porsi, kualitas bahan, dan keseimbangan pola makan secara keseluruhan.