
Jakarta – Perkedel identik dengan olahan kentang, tetapi di Sumatera Barat ada versi yang tak kalah populer, yaitu paragede jaguang. Camilan tradisional ini dibuat dari jagung manis yang diolah bersama bumbu rempah sehingga menghasilkan cita rasa gurih, pedas, dan harum.
Paragede jaguang banyak dijumpai di warung makan hingga pedagang kaki lima di Sumatera Barat. Hidangan ini paling nikmat disantap selagi hangat, baik sebagai camilan maupun pelengkap menu makan.
Keistimewaan perkedel jagung khas Minang terletak pada penggunaan cabai yang memberikan sensasi pedas, serta irisan daun kunyit yang menghadirkan aroma khas. Namun, bagi yang kurang menyukai aroma daun kunyit, bahan tersebut dapat dihilangkan tanpa mengurangi kelezatan perkedel.
Agar teksturnya renyah di luar tetapi tetap lembut di bagian dalam, adonan menggunakan kombinasi tepung terigu dan tepung beras. Sebagian butiran jagung juga ditumbuk agar adonan lebih menyatu, sementara sisanya dibiarkan utuh sehingga memberikan sensasi tekstur saat digigit.
Resep Paragede Jaguang Khas Minang
Bahan-bahan:
- 2 bongkol jagung manis, disisir halus lalu tumbuk sekitar tiga perempat bagiannya
- 1 lembar daun kunyit muda, iris tipis
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 3 sendok makan tepung terigu
- 1 sendok makan tepung beras
- Minyak goreng secukupnya
Bumbu halus:
- 3 siung bawang putih
- 5 butir bawang merah
- 2 buah cabai merah keriting
- 1/2 sendok teh merica butiran
- 1/2 sendok teh ketumbar
- 2 cm kunyit
- 1 sendok teh garam
Cara Membuat
- Sisir jagung hingga pipilannya terlepas, kemudian tumbuk sekitar tiga perempat bagian dan sisakan sebagian tetap utuh.
- Masukkan jagung ke dalam wadah, lalu tambahkan daun bawang, daun kunyit, tepung terigu, tepung beras, serta bumbu yang telah dihaluskan.
- Aduk seluruh bahan hingga merata. Tambahkan sedikit air secara bertahap sampai adonan memiliki kekentalan yang pas dan tidak terlalu encer.
- Panaskan minyak, kemudian ambil sekitar satu sendok makan adonan dan goreng hingga kedua sisinya berwarna kuning keemasan.
- Angkat setelah perkedel matang dan bagian luarnya terasa agak kering, lalu tiriskan minyaknya.
- Sajikan paragede jaguang selagi hangat agar cita rasa gurih, pedas, dan aroma rempahnya semakin terasa.
Perkedel jagung khas Minang ini cocok dijadikan camilan sore maupun pelengkap hidangan utama. Teksturnya yang renyah berpadu dengan manisnya jagung serta bumbu rempah membuatnya menjadi salah satu olahan tradisional yang selalu menggugah selera.